Latar Belakang
Kecurangan merupakan hal yang paling dini yang akan menimbulkan perpecahan, dulu yang bergandeng tangan kini harus saling melepaskan karena kecurangan tersebut, adik kakak yang dulunya saling bercanda ria bermain bersama ketika telah terjadi kecurangan akan berubah menjadi sikap tidak peduli satu sama lain. Rasa cinta berubah benci, yang tadinya saling menghormati menjadi saling mengkhianati.
Bagi kami ini sebuah hal yang harus diperbaiki, dimana kecurangan itu harus di kecilkan porsinya dalam kehidupan bersama, memang tidak akan mudah, tapi kalau tidak dicoba maka porsi kecurangan itu akan terus membesar yang nantinya akan berdampak semakin banyaknya perpecahan dalam suatu kehidupan bersama, ini masalah bagi kami, kami layak hidup dalam sebuah kedamaian, kami harus berani untuk mengurangi sikap kecurangan itu, karena dengan mengurangi kecurangan, berarti kami juga akan mengurangi dampak negatif yang terjadi akibat kecurangan tersebut.
Ini bukan hanya ide kami, insiprasi ini datang dari lingkungan sekitar kami yang menginginkan hal yang sama seperti apa yang kami harapkan, bersatu, bersama, saling menghormati dan berbagi kasih untuk menciptakan sebuah kedamaian. Hal ini bukan hal yang sulit bagi kami, karena kami percaya dan tujuan kami jelas, kami hanya ingin hidup penuh kedamaian antar sesama.
“Anti-Bengong”. Ini bentuk perlawanan kami terhadap kecurangan tersebut, sebuah konsep sederhana yang membuat kami untuk tidak berdiam diri melihat keadaan yang seperti ini, konsep yang mengajarkan kepada kami betapa pentingnya sifat saling menghargai dan menghormati dalam kehidupan bersama, karena semua suara orang yang butuh perdamaian, diperlakukan adil, dan mendapatkan apa yang harusnya menjadi haknya itu harus dibela.
Kami memilih untuk tidak hanya melihat, mendengar, dan merasakan keadaan yang seperti ini. Kami ambil sikap dengan memulai dari lingkungan dimana kami berdiri (komunitas otomotif). Dimulai dari komunitas otomotif yang ada di Jakarta dan pelajar SMA yang ada di Jakarta pergerakan persatuan kami mulai, pergerakan perlawanan untuk melawan kecurangan-kecurangan yang terjadi saat ini.
Futsal, kegiatan seperti ini merupakan pilihan yang tepat bagi kami untuk menunjang kegiatan perlawanan terhadap kecurangan tersebut, didalam sebuah pertandingan Futsal kita dituntut untuk bertanding dengan sportif dan menerima apapun hasilnya. dimulai menjadi pribadi yang sportif, maka bentuk peperangan melawan kecurangan itu dimulai.
Maka dari itu, kami panitia pelaksana BAKRES 2012 bermaksud menyampaikan tujuan kami dalam bentuk sebuah proposal yang berisi keterangan yang lebih terperinci.
Besar harapan kami kepada pihak-pihak yang terkait agar turut membantu dan berperan dalam kegiatan ini, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan sukses. Sesuai dengan tujuan kegiatan kami “Dapat meningkatkan rasa saling menghormati dan dapat lebih meningkatkan tali persaudaraan antar komunitas otomotif dan antar pelajar di Jakarta” sehingga dapat terwujud dalam kegiatan BAKRES 2012 yang bertema “Anti Bengong” ini.
Tema Kegiatan
“Anti-Bengong”
Bengong itu berarti tidak berpikir dan tidak melakukan sesuatu, tentunya tidak akan ada sesuatu yang terjadi, kami memilih untuk Anti sama bengong karena kami punya misi yang mau kami lakukan, sesuatu yang terus memotivasi kami untuk bisa hidup lebih baik dari sebelumnya serta berguna bagi lingkungan sekitar. Sesederhana itu misi yang ingin kami lakukan demi melihat keadaaan disekitar jauh lebih baik, sesederhana itu misi kami hanya ingin mendengar bahwa setiap orang sudah diperlakukan dengan adil, sesederhana itu misi kami hanya ingin merasakan bahwa perdamaian itu memang indah, dan sesederhana itu kami memilih untuk Anti terhadap bengong.
Tujuan Kegiatan
· Meningkatkan rasa untuk saling menghormati dan saling menghargai dalam kehidupan bersama, khususnya dalam kehidupan komunitas otomotif dan pelajar sma di Jakarta.
· Memberikan suatu peringatan untuk lebih kritis melihat keadaan di sekitar.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Hari : Sabtu
Tanggal : 15 Desember 2012
Tempat : Apartement Cilandak & Sport Center ( Citos )
(Jl. Letjen Tb Simatupang, Jakarta Selatan)
Peraturan Bakres 2012 “Anti Bengong”
1. Perwakilan tim mendaftarkan pemain ke panitia dengan menggunakan form pendaftaran serta memberikan persyaratan yang dibutuhkan oleh panitia.
Diantaranya keperluan lain yang dibutuhkan adalah :
Kategori SMA :
- Kartu Tanda Pelajar
- Biaya pendaftaran sebesar Rp 350.000,-/tim
- Foto 3x4 sebanyak 2 lembar / orang
Kategori Komunitas Otomotif :
- Kartu Tanda Anggota
- Biaya pendaftaran sebesar Rp 450.000,-/tim
- Foto 3x4 sebanyak 2 lembar / orang
2. Baik tim maupun supporter dilarang keras untuk membawa benda-benda dibawah ini :
- Senjata Tajam
- Senjata Api
- Narkoba
apabila ada anggota tim atau supporter yang kedapatan membawa benda yang telah disebutkan, maka panitia bersama kepolisian yang ikut bertugas, berhak untuk memproses hal ini berdasarkan hukum pelanggaran yang sudah diatur dalam hukum ke tatanegaraan. Serta panitia juga berhak untuk mendiskualifikasi Tim tersebut.
3. Setiap Tim berhak untuk mengikuti aturan Sistem dan Waktu yang sudah ditetapkan oleh panitia mengenai pertandingan..
Sistem pertandingan :
- Sistem Gugur
a. Menang : Lolos
b. Kalah : Gugur
- Pakaian yang digunakan :
a. Membawa kostum sendiri
b. Wajib memakai “Deker”
Waktu pertandingan : 2x10 menit
- 5 menit sebelum bertanding : Official membawa id card pemain ke meja panitia
- 5 menit disetelah memasuki waktu pertandingan dan tim pun belum memasukki lapangan maka panitia berhak untuk menggugurkan tim tersebut.
Futsal Relation BAKRES 2012 :
Dipta: 087881482654 / 220F8BD2
Difa : 087775920234 / 28AC14CD
Dipta: 087881482654 / 220F8BD2
Difa : 087775920234 / 28AC14CD
Penutupan
Besar harapan kami agar pihak-pihak yang terkait dapat memberikan dukungan, motivasi, serta partisipasinya dalam kegiatan ini. Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini dapat mengingatkan kita bahwa melakukan sesuatu perubahan jauh lebih baik dibanding daripada hanya berdiam diri menerima keadaan yang buruk, untuk kehidupan pribadi, maupun bersama.
Hormat kami,






